May 27, 2007
· Filed under Uncategorized
Menjelang pertengahan Mei
Saturday-noon,
Duduk pada bangku kayu panjang mirip bangku taman, lantai dua sebuah playgroup(+TK). Sendirian (ade’ lg tes di dlm).
Di ruang sebelah samar terdengar guru mengejakan soal berhitung " kotak + 5 = 10 " (anak2 TK suruh nyari "kotak" isinya berapa).
Di sebelah kanan depanku-di tangga- terdengar celotehan anak2 playgroup yang lg istirahat,maen kyk di film2 yang ada setan+ustadz. sktr empat ato lima orang anak usia 2,5-3,5 th. Satu diantaranya anak laki2 berkaus hijau tua, kulit putih, rambut jabrik2, naek tangga paling depan. ketika melihatku dia berteriak (sambil nunjuk aQ) "setaaan!.." dengan suara halilintarnya sambil kemudian berlarian turun tangga.
Hwaaaa!.. aQ pengen ngekek..kek..kek..kek
Separah itukah imajinasinya ketika melihatku?
3 menitan kemudian dia naek lagi,melihatku,kemudian mengacungkan telapak tangannya padaku sambil berteriak "ciaatt!" reflek aQ mengangkat tanganku setinggi dada seolah menangkis.
berulangkali anak lk2 suara halilintar itu naek turun tangga dengan teriakan yang sama "ciaatt…ciatt…ciaaatt…" dan aQ tak sadar terus menggerakkan tanganku menangkisnya.
Baru sadar ketika guru dari ruang TK senyum2 mlhtku..duh!..jadi malu.
Sailormoon kesiangan, dasar!
hehehe…he…Ciaaatt!
May 8, 2007
· Filed under Uncategorized
” Akhirnya aku menemukanmu
Dekat di sini - menyusup ke hati..”
Ku cari ke mana-mana. tak ku temukan. Saat aku berhanti mencari-bahkan berhenti memikirkannya…aku justru menemukanmu…begitu dekat.
Apa yang kalian pikirkan?
Ini tulisan tentang seseorang yang melengkapi kehidupan kita. Bukan pasangan hati yang Suami maksudnya. Tapi seseorang yang punya banyak kesamaan dengan kita-tapi juga begitu berbeda. Seseorang yang ketika kita melihatnya kita seperti sedang bercermin,menatap diri kita. Benar, sebuah cermin.
Ini cerita tentang seseorang yang juga mencintai bintang seperti aku. “Bintang” yang di langit itu.
Meski kami punya latar belakang yang sangat berbeda untuk alasan mencintai bintang. Tapi itu g penting kan? yang terpenting adalah kami sama-sama jatuh cinta pada bintang.
Dulu sekali, pernah ada seseorang yang juga aku tahu ter-jatuh hati pada bintang seperti aku. Juga dengan alasan berbeda denganku, karna merasa cintanya jatuh cinta pada bintang. Tapi tak pernah ku rasakan kesan tentang cintanya pada bintang. Meski dia terduduk di sebelahku berjam-jam menengadahkan wajah menatap bintang. meski lehernya pegel sepertiku juga. Tapi tidak berbekas dalam.
Sekarang,meski kami hanya mengobrol sebentar-sepintas lalu. Aku merasa menemukan diriku dalam dirinya. Meski hanya berebut siapa yang lebih duluan suka bintang, ato melihat liontin kristal berbentuk bintang-yang hanya kami pandang kilaunya tanpa berniat memilikinya (sampai berulang-ulang pun tetap hanya berpikir untuk memandangnya) hehehe…aneh ya?
Tapi itu sangat menyenangkan bagiku. Hari-hariku di Wonosobo yang mungkin akan tersisa sedikit. Waktuku yang tersisa- terisi oleh teman lama yang baru ku temukan. Bukankah hidup itu sangat indah ketika kita menemukan orang yang nyaris sama dengan kita…juga orang yang sangat berbeda di sebaliknya. Karna memang tak ada orang yang bisa sama persis dengan kita - atopun sama seperti keinginan kita.
Se-ideal apapun kita…kita takkan bisa memaksakan itu. Are you agree,Hoshoo?
Kau takkan menemukan pribadi yang sama dalam diri yang berbeda.
Sekuat apapun kau paksakan dirimu..aku takut kelak kau yang justru akan terluka oleh harapanmu.
(Kenapa tulisanku tentang bintang berakhir pada hoshoo?-maaf kalo nglantur)
(Dedicated to teman bintangku,Nitz “Dont b To Proud”)