FAMILY DAY, the true day 4 the family

Malang-Sengkaling, 10 November 2007

Langit membiru terang. Hari yang ku nantikan akhirya datang.
Piknik bo’.. ^ ^ Kegiatan tahunan yang diadakan tempat suami bekerja. Meski ada sedikit perasaan “kenapa di Sengkaling. Kenapa nggak di Jatim Park atau Jatim Park II (Lamongan)?” Duh! Ada aja momen untuk protes.
Tidak ada pilihan ke Jatim Park karna tahun kemaren dah ke sana. Jatim Park II… kejauhan kali ya… Pasuruan-Lamongan, waktunya habis di jalan. Maski wahana yang di tawarkan jelas lebih variatif dan menantang untuk peserta kawak-kawak, tapi tidak untuk peserta kanak-kanak.
Berbeda dengan Sengkaling yang memang menitik berat pada wahana air- waterboom yang sangat CUCOK! dan menyenangkan untuk anak-anak (sebenarnya aku juga tertarik, sayang gak boleh nyemplung dengan pakaian lengkap+jilbab)..hehe…maunya!
Sampai di Sengkaling sekitar setengah sembilan. Semua karyawan plus keluarganya dikumpulkan di tempat waterboom – masuk pintu primitif. Anak-anak langsung nyemplung. Kawak-kawak menikmati acara dengan duduk-duduk di deretan bangku yang tersusun miripbangku stadion, bertingkat-tingkat. Acara dimulai dengan beberapa bait sambutan diselingi hiburan oleh “Elex Yo Ben” yang emang gak bisa dikatakan bagus hehe… disambung dengan pmbagian Door Price. Sayang kami gak dapet. Kurang beruntung. Eh, tapi masih beruntung dapat hadiah payung dari lomba gelang berantai. 10 orang tiap kelompok harus bergandengan tangan kemudian berlomba melewatkan gelang rotan tanpa melepas pegangan tangan. Team Work. Sesuai dengan tema yang diusung “Good Work, Good Habit, Good Profit”.
Lumayanlah dapat payung, sesuai dengan kondisi “Sedia Payung sebelum musim hujan”.
Betul!?
Peserta baru bisa meninggalkan tempat untuk menjelajahi wahana lain setelah pembagian hadiah utama di akhir acara. Dua buah televisi dan … i forget!
Cara yang sangat jitu untuk membuat peserta mengikuti acara dari awal sampai akhir. Soale kalo mpe gak muncul pas no dipanggil dijamin hadiah melayang.

Acara pembukaan selesai. Sekarang acara inti… MAIN!!!!… hehehe…
Petualangan dimulai dengan kebut-kebutan, kejar-kejaran&tabrak-tabrakan Bom-Bom Car. Memanfaatkan permainan yang bisa dinikmat tidak hanya oleh kanak-kanak. Lumayanlah dari pada nyemplung kolam renang. Berlanjut dengan naek ke Kapal Bajak Laut apus-apusan…yang ditawarkan cuma nonton film dan tetek-bengek tentang bajak laut (.. gak tertarik). Naek ke bagian paling atas kapal ada tempat untuk Flying Fox. Asyik tuh. Nyebrang danau buatan yang di pake untuk arena prahu bebek. Suami nyoba. Waktu awal meluncur katanya deg-degan. Tapi ASYIK!
Habis tu keliling-keliling danau naek prahu bebek, genjot mpe gempor!
Cwapek deh!!

Habis menikmati genjot prahu bebek dah dhuhur. Time to Pray. Waktunya sholat. So kita berdua menuju tempat makan (LHO!!) berhubung lapar. Tadi pagi cuma sarapan mie. Dari pada sholat sambil mikir makan lebih baik makan sambil mikir sholat. Ya nggak? Kan ada tuh cerita dua orang yang mo pergi ke ketemu di jalan yang satu mo ke pengajian yang satu mo nonton dangdutan (cerita disesuaikan dengan jaman sekarang). Saling nyapa plus tanya tujuan. Sampai ditujuan masing-masing yang nonton dangdutan nyesel kenapa gak ikut temennya ke pengajian, di lain pihak temen yang satu yang lagi pengajian malah nyesel gak ikut nonton dangdutan.
Singkat cerita dalam perjalanan pulang mereka berdua mengalami sesuatu yang membuat mereka kehilangan nyawa. Malaikat putih membawa orang yang baru pulang dangdutan ke surga, sementara orang yang baru pulang dari pengajian malah diseret malaikat hitam ke neraka. Intinya It’s about apa yang ada dipikiran mereka.
Ada hubungannya?
Tugas anda menyimpulkan.

Cerita selanjutnya….
Selesai makan Nasgor+Es buah. Kami kenyang. Hehehe… baru melanjutkan perjalanan ke bawah benteng untuk sholat dhuhur (mushola ada bawah benteng).
Sweger rek!
Perjalanan di lanjukan ke Wahana Ground apa gitu. Cuma mainan anak-anak thok. Tapi asyik. Ayunan,cangkir puter yang ada setirannya, jungkat-jungkit, ombak banyu yang harus naek+dorong sendiri… serba pake tenaga sendiri deh. Eh ada lagi, panjat dinding anak2 tingginya paling dua meter. Tapi kalo gak ada itu aku gak akan pernah ngrasain rasanya ikutan panjat dinding. Gayanya aja kaya pemanjat dinding profesional hehe…
Cwapek…males ke arena satwa kalo cuma mo nengok temen lamaaaaaaaaaa….banget.
Mending santai-santai main ayunan berdua… mumpung ada kesempatan buat pacaran. Gak pernah pacaran sih jadi memanfaatkan momen semaksimal mungkin.
Kok dah sepi ya… pada kemana orang-orang…kan baru jam satu seperempat. Jadwal kumpul baru jam etengah tiga. Masih lumayan lama.
Ada penjual es krim…beli nyook…
Jam dua, dah capek bangetz. Nyerah deh, walking out to the bus stop, ke parkiran maksudnya. Orang-orang lagi pada sibuk beli oleh-oleh. Nimbrung ah…
Sekitar jam tiga bis mulai merangkak meninggalkan sengkaling. Back to pasuruan.
Ngantukz banget… tidur nyenyak selama perjalanna pulang. Baru bangun pas nyampe The Taman Dayu- daerah mana ya daku belum hafal namanya.
Kembali ke tempat dari mana kami datang dengan selamat. Alhamdulillah.
Very nice trip… very happy!

Thankyou for reading this story

Say your words